MemandangMU

Aku memandangmu dari sebelah kursiku. Engkau memandang langit-langit dari sebuah sandaran. Kita bersama-sama mempunyai visi yang sama untuk saling memandang satu-sama lainnya.

Ditengah indahnya kota Saint Petersburg diriku dan dirimu saling memandang tanpa mengetahui apa yang kita pandangi. Itulah kesamaan yang terjadi. Mungkin ini adalah tanda alam bahwa sudah tiba waktunya kita harus berkenalan lebih dekat lagi.

Semoga kita akan bertemu kembali dikemudian hari, sambil membawa suatu kenangan indah dari nilai suatu pertemuan tersebut

 

Have your say