Tarif DOA Buat Tuhan

Mungkin doa perlu di hargai. Mungkin Doa perlu ada tarifnya, atau mungkin untuk bertemu dengan Tuhan memerlukan tarif, ataukah Tuhan adalah artis sehingga untuk bertemu dengan DIA memerlukan tarif tertentu ?

Pengalaman yang indah yang didapat setelah seharian melakukan tour di suatu daerah mengunjungi tempat wisata dan beberapa Rumah Tuhan di negara ini. Sangat senang disaat melihat banyak orang yang datang berdoa dan memanjatkan doa dan permohonan buat DIA yang mempunyai dunia ini.

Tapi ada sedikit yang menggelitik dalam hati ini. Ada pertempuran logika antara logika kepercayaanku dengan kepercayaan orang negara yang sedang aku diami sekarang ini. Logika dimana untuk memanjatkan DOA ada tarifnya. Untuk sebuah lilin ada harganya. Untuk Doa yang akan dipanjatkan kepada DIA ada harganya untuk 1 hari 1 minggu ataupun 1 bulan.

Tiap doa yang akan dipanjatkan di tulis dalam kertas dan diserahkan ke bagian yang akan mendoakan permintaan doa tersebut. Aku tidak menolak atau menyalahkan apa yang dilakukan disini, tapi muncul pertanyaan dalam hatiku, bagaimana kalau orang yang tidak mempunyai uang, apakah dia bisa menyerahkan segala kesusahan dia untuk di doakan ? Apakah dia bisa bertemu dengan DIA kalaupun untuk menaikan sebuah DOA memerlukan dana untuk sebuah lilin ?

Pusinggggggggggg… dehh… Malas memikirkan hal tersebut. Yang Pasti untuk diriku harga bertemu dengan DIA cuma sebatas DOA.

 

Have your say